Saturday, April 28, 2012

Tuhan Pasti akan Menunjukkan KuasaNya


Inilah Nick Vujicic menjalani kehidupan penuh dengan rasa syukur, tak mengenal kata 'g i v e u p'. Selama dunia ini berputar, Tuhan pasti akan memberikan segalanya dengan sebaik-baiknya. Dan, Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang jikalau manusia itu sendiri tidak mau mengubahnya. Semoga video ini bermanfaat..

Thursday, March 22, 2012

Kisah Detik Terakhir Nabi Muhammad SAW

Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah dan Al Qur'an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga bersama aku."

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya. Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.


"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala nitu. Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.


Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah

kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan Badan dan menutup pintu.


Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"."Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru

sekali ini aku melihatnya,"tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.

"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.


Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. " Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti rohmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.


"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan

kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah
bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang."Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan

dadanya sudah tidak bergerak lagi.


Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya."Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali

mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii!" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allaahumma sholli 'alaa Muhammad wa'alaihi wasahbihi wasallim. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

(www.eocommunity.com)

Tristan Alif Naufal, Pesepakbola Bola Muda Berbakat Indonesia (Video)

You'll Never Walk Alone - Tristan Alif Naufal merupakan pesepakbola muda didikan Liverpool Academy Indonesia. Kini ia berumur 7 tahun dan bakatnya pun sangat luar biasa. Bahkan. pelatih sekaliber Pep Guardiola pun sempat memuji kemampuan Alif memainkan bola ketika ia datang ke Indonesia sekitar Juli 2012 lalu. Dan berikut ini saya akan berbagi video skill Tristan Alif Naufal dari situs Youtube.




Nah, bagaimana menurut Anda skill dari Tristan Alif Naufal di umur yang masih sangant belia? Semoga bakatnya tidak tersia-siakan, dan ia bisa menjadi pemain hebat masa depan Indonesia. Aamiin.

Thursday, February 9, 2012

Firdasari Siap Hadapi Uber Cup 2012


Tim Uber Indonesia memang tak seberuntung tim Thomas Indonesia yang tergabung di grup yang relatif mudah. Pasalnya, tim Uber bergabung dengan Srilanka, Kazakhstan, dan Thailand.
Peluang untuk lolos tetap terbuka, tetapi harapan untuk menjadi juara grup tak sepenuhnya bisa terealisasi lantaran harus bertemu Thailand. Fakta menunjukkan bahwa pada pertemuan terakhir di ajang SEA Games 2011 di Jakarta, para srikandi Indonesia kalah 1-3 dari pasukan "Negeri Gajah Putih" itu.
Jika skenario untuk menjadi juara grup itu gagal terwujud, maka Indonesia hampir pasti bertemu China di fase berikutnya. Meskipun demikian, para pemain tim Uber Indonesia mengaku siap menghadapi kenyataan itu, seperti yang diutarakan pemain tunggal, Adriyanti Firdasari.
"Mau ga mau harus siap, harus dilawan. Memang berat, tapi kita tetap harus berjuang," ujar Fridasari kepada Kompas.com, Rabu (08/02/2012), menanggapi pertanyaan jika tim Uber kalah dari Thailand dan harus menghadapi China.

Memang kali ini China  hanya menurunkan lapis kedua. Namun Firdasari mengakui bahwa raksasa bulu tangkis dunia itu tetap kuat. "Lapis kedua mereka peringkatnya tetap di atas kami. Jadi mereka tetaplah menjadi lawan berat buat kami," ujarnya.

Pebulutangkis berusia 25 tahun ini juga menambahkan bahwa ia tidak begitu memikirkan tidak terpilihnya Vita Marissa untuk memperkuat tim Uber. "Saya tidak mau terlalu memikirkan siapa yang main karena ini mrupakan tanggung jawab bersama. Ini juga merupakan yang terbaik karena telah terpilih oleh pelatih."

Mengenai peringkatnya yang terus melorot dan kini berada di urutan ke-35, Firdasari mengaku tak peduli. Dia tetap melakukan persiapan yang serius untuk menghadapi kualifikasi Piala Uber yang mulai berlangsung 13 Februari nanti di Makau. "Saya tak memikirkan masalah peringkat. Saya lebih fokus kepada latihan yang saya jalani." (KOMPAS.com)

Powerful Inspirational true story...Don't give up!


Seorang Pelari asal Kenya bernama Derek Redmond telah memberikan pelajaran kepada kita betapa pentingnya sebuah amanah. Dia tetap berusaha berlari hingga garis finish meski di tengah jalan dia mengalami cedera hamstring. Derek menyatakan, bahwa ia hanya menjalankan tugas negara, dan diberi amanah oleh negara untuk berlari hingga finish..

Thursday, January 12, 2012


Kecuali trofi Piala Dunia, hampir semua gelar bergengsi sudah didapat Lionel Messi. Kalaupun pesepakbola terbaik dunia itu gagal memberi sukses tersebut, Argentina akan tetap bangga pada dirinya.

Hat-trick titel pemain terbaik dunia serta tiga trofi Liga Champions menjadi puncak pencapaian Messi bersama Barcelona. Malang buatnya, sukses besar di level klub gagal diteruskan bersama timnas Argentina karena Albiceleste sejauh ini belum dia antar jadi juara dunia dan kampiun Copa America.

Michel Platini menyebut kalau Messi belum akan menjadi pesepakbola terbesar sepanjang masa kalau belum mengantar Arentina jadi juara dunia, sebagaimana telah dilakukan Pele dan Diego Maradona. 

Publik Argentina jelas sudah menunggu pemain-pemain pujaannya kembali berjaya di Piala Dunia. Tapi kalaupun Messi gagal mewujudkan mimpi tersebut, namanya akan tetap disanjung tinggi.

"Tak diragukan lagi, meski Argentina belum memenangi Piala Dunia (bersama Messi), kami memiliki salah satu pemain terbaik di dunia. Kami bangga dengan Messi," sahut presiden Asosiasi Sepakbola Argentina, Julio Grondona.

"Akan sangat penting kalau Messi memenangi Piala Dunia bersama Argentina. Tapi tak berarti dia harus melakukan itu untuk jadi yang terbaik, mempertimbangkan apa yang telah dia menangi," tuntas Grondona di Soccernet.
SUMBER : beritabola.com